Senin, Desember 31, 2007
Pemimpin Yang Melayani
Seorang servant leader akan membuat proses kaderisasi atau pembentukan future leader di perusahaan berjalan baik. Karena sudah dikuatkan oleh budaya pembentukan pemimpin. Pemimpin yang diatas akan membantu mengembangkan yang dibawah, terjadi promosi secara vertical dari bawah ke atas. Jadi sebenarnya banyak manfaatnya untuk kehadiran seorang pemimpin pelayan dalam perusahaan.
Tokoh pendidikan seperti Ki hajar dewantara yang mengajarkan 3 prinsip dasar kepemimpinan: ing ngarsa sung tuladha, ing madya mangun karsa, tut wuri handayani.
Prinsip dasar tersebut intinya menganjurkan bahwa pemimpin harus menjadi teladan, membangun kebersamaan, dan mendukung dan memberikan kesempatan pada pengikutnya untuk berkembang.
Seorang pimpinan harus menunjukkan perilaku yang dia inginkan kepada anak buahnya, dia harus melayani anak buahnya. Jika dia bilang kita harus lakukan budaya tepat waktu, si atasan juga harus tepat waktu. Pemimpin harus memberikan teladan.
Pemimpin harus memberikan feedback dan manfaat langsung atau tidak langsung saat melihat perilaku anak buahnya. Jika anak buahnya berbuat kesalahan dia bisa menegur, memperbaiki dan memberi tahu bagaimana dia seharusnya berperilaku.
Pemimpin harus mengembangkan karir dan kehidupan dari anak buah itu supaya dia bisa menjadi seseorang yg lebih baik dimasa depan. Bagaimana dia bisa meningkatkan levelnya lebih tinggi, bagaimana supaya dia bisa dipromosikan, bagamana supaya 5 tahun kedepan dia bisa jadi pimpinan atau manajer di perusahaan, training apa yg harus dilakukan, sikap seperti apa yang harus dikembangkan, karakter seperti apa yang harus ditonjolkan. Itu dibantu dengan adanya satu karir plan yang cukup jelas dan ini peran dari pimpinan langsung sangat besar melalui coaching.
Bila sebuah perusahaan menghadapi situasi krisis dimana trust terhadap pimpinan sangat rendah. Nah, para pemimpin pelayan ini bisa menciptakan trust dan membuat rasa saling percaya itu tumbuh diantara mereka. Dimana pada saat krisis itu sangat dibutuhkan. Sehingga dengan trust ini bisa mengikat dan membuat orang bersatu menghadapi tantangan bersama itu.
Hati-Hati Mengembangkan Organisasi
Membangun suatu organisasi bukanlah hal yang mudah. Ada banyak hal-hal yang harus dipertimbangkan dalam menyusun sebuah struktur organisasi. Namun yang paling penting adalah membangun struktur organisasi yang efektif
Menurut Budi W. Soetjipto, Direktur Pengelola Lembaga Manajemen Fakultas Ekonomi Universitas Indonesia (LM FEUI), fungsi organisasi pada dasarnya adalah membagi pekerjaan dengan benar agar tidak tumpang tindih dan tidak ada pekerjaan yang tidak terbagi.
“Jadi tujuannya pada dasarnya itu. Kalau organisasi tidak efektif berarti ada tumpang tindih, ada suatu pekerjaan dikerjakan oleh dua orang atau lebih. Satu lagi adalah suatu pekerjaan yang tidak terbagi. Jadi ada satu pekerjaan tapi tidak ada yang mengerjakan, gitu. Berarti kan ada fungsi organsiasi yang tidak jalan kan”, ujarnya pada HC.
Jadi setiap fungsi dan pekerjaan di dalam struktur organisasi harus dibagi habis. “Disamping itu juga kita harus tahu siapa yang bertanggung jawab. Siapa yang mengerjakan apa, siapa yang bertanggung jawab atas apa, itu harus jelas”, lanjut pria lahir 3 Agustus 1966 ini.
Ia menganalogikan peran di organisasi harus jelas seperti halnya dalam sepakbola. Pembagian tugas yang jelas tersebut dimaksudkan agar organisasi dapat berjalan dengan sistematis. “Jadi kalau misalnya ada satu orang yang nggak jelas atau dua orang berperan yang sama jadi kan kacau toh.”
Namun dalam membangun struktur organisasi di perusahaan, pria yang akrab disapa Pak Budi ini menyarankan agar membangun struktur organisasi sesuai dengan core business dari perusahaan. “Perusahaan itu ngapain sih sebetulnya. Domainnya ya, area bisnisnya apa. Itu harus jelas didefinisikan. Kalau kita nggak jelas batasannya organisasi mau ngapain? Susah juga kita membaginya kan. Seringkali perusahaan tidak pasti, ini bisnisnya mau bagaimana dan kearah mana berkembangnya dan kearah mana.”
Makanya ketika perusahaan itu berkembang maka seringkali kita harus melakukan restrukturisasi. Karena pembagiannya sudah tidak sesuai lagi dengan keadaan sekarang kan”, terangnya panjang lebar.
Pembagian ini menurutnya harus dibagi sesuai dengan prioritas yang dijalankan perusahaan. Karena di perusahaan berskala besar, di samping core business, juga ada yang sifatnya bisnis penunjang. “Nah itu kan kita harus tahu. Mana yang core bisnis berarti kan beban kerjanya besar ya. Nah kalau bisnis penunjang kan tidak seberat itu. Nah itu kan pembagiannya beda nanti.”
Oleh karena itu, sebuah struktur organisasi yang baik seharusnya memiliki sifat yang fleksibel. “Maksudnya disini dia ada ketika diperlukan dan bisa dihilangkan ketika tidak diperlukan”, tambahnya. Jadi struktur oraginsasi itu seharusnya tidak mengikuti orang tetapi mengikuti core bisnis perusahaan.
Apabila salah satu unit organisasi tidak diperlukan lagi maka seharusnya tidak perlu dipertahankan. Budi berpendapat hal tersebut tidak terjadi Indoensia. Seringkali organisasi atau perusahaan milik negara yang cabangnya sudah tidak mendapatkan hasil tapi tetap dibuka dan dipertahankan.
Alasannya karena orang-orangnya tidak tahu lagi harus ditempatkan dimana. Akhirnya yang terjadi kebanyakan struktur organisasi yang mengikuti orang, bukan pekerjaan. Padahal struktur organisasi yang fleksibel inilah yang paling cocok diterapkan di Indonesia karena kondisi pasar di Indonesia penuh denagn ketidakpastian.
Akibat struktur organisasi yang tidak fleksibel, akhirnya yang terjadi saat restrukturisasi adalah PHK karyawan. “Sebetulnya kalau kita bicara PHK, itu merupakan konsekuensi dari restrukturisasi. Jadi ketika organsiasi berubah di pasar, maka struktur kembali juga harus ikut berubah. Dan ketika struktur berubah maka ada orang-orang yang nggak sesuai lagi dengan struktur yang ada dan mesti dirubah”, jelasnya.
Budi menilai bahwa hambatan yang sering terjadi di Indonesia adalah jumlah karyawan yang kebanyakan dan kompetensi karyawan yang tidak fleksibel. “Kebanyakan akhirnya gini, perusahaan nggak bisa mecat, dia harus nampung orang-orang ini. Lalu dibikinlah struktur, dibikinlah unit organisasi buat menampung mereka. Akhirnya struktur atau unit itu nggak ada gunanya. Itu yang terjadi.”
“Dan kedua, kompetensi SDM-nya nggak fleksibel. Secara strukturnya berubah, dia nggak bisa ditempatkan di tempat yang baru lagi. Jadi susah belajar, susah dikembangkan, jadi repot perusahaan kan”, tambahnya. Dalam hal ini, HR mempunyai peran penting dalam menciptakan sistem SDM yang memungkinkan karyawan itu memiliki kompetensi, meng-update kompetensi sesuai dengan tuntutan struktur.
“Kalau pekerjanya makin sempit ya strukturnya juga semakin sempit. Ketika organisasinya berkembang ya strukturnya juga semakin besar, gitu”, ujar Budi. Disinilah peran seorang pimpinan dan manajemen puncak diperlukan dalam menentukan visi dan strategi dari organisasi. Dari situ, struktur organisasi bisa mengikuti.
Budi menambahkan bahwa selama ini memang timbul perdebatan apakah struktur mengikuti strategi atau strategi mengikuti struktur. “Kalau struktur mengikuti strategi ditentukan strategi maunya kemana. Makanya strukturnya disesuaikan. Tapi bisa juga ada yang mengatakan strategi mengikuti struktur. Nah ini kadang-kadang membuat strukturnya kaku gitu. Sehingga strateginya harus menyesuaikan”, terangnya. Ia berpendapat bahwa idealnya, struktur organisasi seharusnya mengikuti strategi karena strategi dirancang untuk mengikuti keinginan pasar.
Terakhir, Budi menyarankan agar perusahaan jangan cepat melakukan pengembangan suatu struktur organsiasi. “Karena memang untuk memperkecil organisasi lebih repot daripada mengembangkan. Seringkali kita mengembangkan nggak tahunya tidak berhasil. Menciutkan lebih susah daripada megembangkan. Itu saja yang penting.” (adt)
Selasa, Desember 18, 2007
From Deep of My Heart, I Want to Say "Happy Merry Cristmas 2007 And Happy New Year 2008"
Selasa, Desember 11, 2007
Kado Khusus buat Para Manager
Nah, sambil menunggu datangnya keajaiban, maka saya coba share beberapa penggalan kalimat yang diperuntukkan buat para Manager yang bergelut dengan manajemen organisasi/perusahan, baik yang baru mendapat posisi ini maupun yang sudah bertahun2 pengalaman, barangkali saja bisa menjadi penyejuk/penyegar buat kita :
"Pada akhirnya, semua manajemen dapat direduksi menjadi tiga kata : orang, produk, dan keuntungan. Oranglah yang diprioritaskan." - Lee Lacocca.
"Seorang manajer yang baik....tidak berbicara dengan bawahan mengenai masalah mereka, tetapi tahu bagaimana membuat bawahan berbicara mengenai masalah mereka." - Peter Drucker.
"Komunikasikan segala sesuatu yang mungkin dapat dibicarakan dengan rekan kerja Anda. Semakin mereka memahami, mereka akan semakin peduli. Sekali mereka peduli, tidak ada yang dapat menghentikan mereka." - Sam Walton.
"Anehnya, para pemimpin besar mendapatkan kewenangan dengan memberikan kewenangannya." - James B. Stockdale.
"Sebagian besar orang sukses yang saya kenal adalah orang-orang yang lebih banyak mendengar daripada berbicara." - Bernard Baruch.
"Hanya bila kita mengembangkan orang lain maka kita berhasil untuk selamanya." - Harvey S. Firestone.
"Kenyataannya adalah Anda tidak pernah memiliki semua informasi yang Anda perlukan untuk mengambil keputusan-jika Anda memilikinya, hal tersebut merupakan konklusi tanpa pengorbanan, bukan suatu keputusan." - David Mohoney.
"Tidak ada vitamin lisan yang lebih mujarab daripada pujian." - Frederick B. Harris.
"Di Intel, daftar hal yang perlu dibicarakan... meliputi informasi mengenai topik utama suatu pertemuan, siapa yang akan memimpin berbagai bagian diskusi, berapa lama setiap topik diskusi akan dilaksanakan, dan hasil apa yang diharapkan." - Michelle Neely Martinez.
"Sering kali orang mendengar ucapan, 'Dia berbicara terlalu banyak,' tetapi kapan seseorang mendengar kecaman, 'Dia mendengar terlalu banyak?' " - Norman Augustine.
"Berpikir strategis adalah berpikir dengan disiplin dan menginformasikan keputusan mengenai arah yang ingin Anda tempuh." - John woods.
"Bergaul secara baik dengan orang lain merupakan inti untuk maju, keberhasilan terkait dengan kerja sama." - William Feather.
"Keberhasilan adalah mengenai umpan balik, umpan balik, dan umpan balik. Anda tidak dapat melaksanakan sistem mekanis tanpa umpan balik, dan Anda pun tidak dapat menjalankan organisasi tanpa umpan balik." - Barbara Reinhold.
"Lima langkah dalam mengajarkan seorang karyawan sesuatu keterampilan baru adalah persiapan, penjelasan, pertunjukan, pengamatan dan penyeliaan." - Harold Hook.
"Kepandaian berbicara yang terbaik adalah yang dapat menghasilkan sesuatu." - David Lloyd George.
"Karyawan tidak menolak perubahan. Mereka menolak diubah." - Peter Scholtes.
"Dengarlah dengan waktu yang cukup lama dan orang biasanya akan memberikan sebuah solusi yang memadai." - Mary Kay Ash.
"Kekuatan terbesar saya sebagai seorang konsultan adalah menjadi bodoh dan mengajukan sejumlah pertanyaan." - Peter Drucker.
"Jangan pernah mengkritik hingga orang-orang yakin akan kepercayaan mutlak Anda terhadap kemampuan mereka." - John Robinson.
Demikian kalimat2 ini, semoga bisa membuka pikiran Anda2 para Manager.
"Manusia bukan rumus matematika, sehingga mengelolanya jauh lebih membingungkan dan lebih menyerupai suatu proses yang mengalir bebas ketimbang proses memasukkan data keras."
Efek Meminum Air Dingin
Serangan Jantung dan kebiasaan Minum Air Panas / hangat....
Artikel ini berguna untuk semua.
Bukan saja anjuran meminum air panas selepas makan, tetapi berhubungan dengan SERANGAN JANTUNG!!!!.
Secara logik..., mungkin ada kebenarannya. . Orang-orang China dan Jepang mengamalkan minum teh panas sewaktu makan... dan bukannya air ES. Mungkin sudah tiba masanya kita meniru kebiasaan minum air panas / hangat
sewaktu menikmati hidangan!!!!
Kita tidak akan kehilangan apa-apa... malah
akan mendapat faedah dari kebiasaan ini.
Kepada siapa yang suka minum air ES, artikel ini sesuai untuk anda baca. Memang enak dan segar minum air ES selepas makan, tetapi akan berakibat fatal !!
Walaubagaimanapun, Air ES akan membekukan makanan berminyak
yang baru kita makan. Ia akan melambatkan proses pencernaan kita.
Bila lemak-lemak ini terbentuk di dalam usus, ia akan menyempitkan banyak saluran dan lama kelamaan ia akan menyebabkan lemak berkumpul dan kita semakin gemuk dan menuju ke arah mendapat berbagai PENYAKIT.
Jalan terbaik...adalah untuk minum sup panas atau air PANAS/hangat selepas makan.
:Nota penting tentang SERANGAN JANTUNG!!!
Anda perlu tahu bahwa tanda-tanda serangan jantung akan mulai terasa pada tangan sebelah kiri.
Berhati-hati juga pada permulaan sakit sedikit-sedikit pada bagian atas dada anda.
Anda mungkin tidak akan mengalami sakit dada pada
serangan pertama serangan jantung.
Marilah kita berwaspada dan berhati-hati.
Senin, Desember 10, 2007
OPINI : Mengapa Gaji Sulit Naik ?
Keputusan untuk menaikkan gaji ataupun tunjangan karyawan bukanlah langkah yang lazim diambil perusahaan sebagai sebuah strategi “bertumbuh”.
Sekali keputusan diambil, semenjak itu pula biaya tambahan menjadi “pasti” dan tidak mungkin “turun”, sementara jaminan peningkatan “omzet”, belum tentu terjadi.
Disisi lain, ketidak mampuan perusahaan untuk memenuhi tuntutan kenaikan gaji karyawan akibat pengaruh inflasi beresiko menurunkan kinerja karyawan.
Penurunan kinerja karyawan berarti pula melambatnya laju pertumbuhan usaha atau lebih buruk lagi menjadikan perusahaan semakin uzur dan renta (pinjam syair Ebiet G. Ade).
Apa yang dapat perusahaan dan karyawan lakukan ?
Bersinergilah antara perusahaan dan karyawan secara sehat.
Bagi perusahaan, berfokuslah hanya pada “penyempurnaan” sistem sedang bagi karyawan berfokuslah hanya pada “peningkatan” kompetensi.
Gunakan alat manajemen seperti ISO, Balance Score Card, Kaizen dsb. benar benar sebagai alat peningkatan manajemen, bukan tujuan. Dan karena yang menjalankan sistem adalah karyawan, berdayakan mereka dan jika perlu fasilitasi karyawan agar “mengerti” bahwa kompetensi dan bekerja secara team adalah kepentingan pribadi mereka. Dengan demikian perusahaan berpotensi terus tumbuh dan mampu mensejahterakan karyawannya dan yang terpenting tentunya “profit” perusahaan berpotensi meningkat.
Demikian halnya dengan karyawan…. Jadikan perusahaan sebagai sarana peningkatan kompetensi. Kalaupun perusahaan diuntungkan dengan kontribusi Anda, itu merupakan konsekwensi logis karena Anda bekerja di perusahaan tersebut. Kalaupun sistem perusahaan sedemikian buruk sehingga kompetensi Anda tidak dihargai, maka penuhi rancangan karir Anda yaitu hanya bekerja di perusahaan yang menghargai kompetensi Anda.
Dengan demikian “harga diri” (dan pendapatan ? ) Anda akan semakin meningkat dan diperhitungkan. (kutipan dari isywaramahendratto@yahoo.com).
Selasa, Desember 04, 2007
IT PROJECT STARTER KIT
Sepulang dari kantor camat saya langsung buru2 menuju ke kantor, karena memang saya minta izin hanya 1 jam saja. Kurang 5 menit dari satu jam saya sudah sampai di kantor. Tapi kali ini saya basah 1/2 badan karena ditengah perjalanan di guyur hujan lebat. Lagi pula saya belum jadi beli mantel baru. Dikantor dengan kedinginan saya langsung disibukkan oleh pekerjaan2 rutin.
Kemudian saya buka-buka internet, wah memang hari sungguh hari baik, saya menemukan sebuah postingan yang membahas tentang "IT Project Starter Kit" disusun oleh EndyMuhardin.
Berikut isi postingnya :
************************************************************************
Mengelola project software tidak mudah. Ada berbagai aspek teknis dan non teknis. Apalagi kalau projectnya berkaitan dengan pemerintahan atau organisasi lain yang birokratis. Akan banyak pekerjaan dokumentasi.
Di sisi lain, pekerjaan teknis selain coding juga tidak kalah banyaknya. Contohnya, dalam kehidupan sehari-hari programmer, dia harus:
- Menulis kode
- Menyimpan kode di repository
- Memberitahu programmer lain tentang perubahan yang dilakukan
- Menulis dokumentasi kode
- Menjalankan unit test
- Membuat rilis
- Menjawab pertanyaan client/bos/tim user manual
Semua kegiatan ini harus dikelola dengan baik agar tidak saling tumpang tindih. Untungnya banyak perangkat pembantu yang dapat memudahkan hidup kita. Pastikan Anda menggunakan persenjataan ini agar proyek bisa berjalan dengan lebih lancar. Berikut daftarnya:
- Version Control
- Bug tracker
- Mailing list
- File server
- Wiki
- Forum
- Build server
Mari kita bahas dengan lebih detail.
Version Control
Semacam file server, tapi lebih sakti. Mampu menyimpan riwayat perubahan, perbedaan antar versi, dan lainnya. Silahkan download presentasi saya tentang Subversion untuk pemahaman lebih lanjut.
Bug Tracker
Sepanjang perjalanan project, pasti banyak terjadi kesalahan. Baik kesalahan dokumen, kode program, permintaan yang kurang jelas, dan sebagainya. Daripada membuat mencatat di satu file khusus, lebih baik gunakan aplikasi bug tracker. Setiap entri di bug tracker bisa ditugaskan pada satu user. Status dari setiap entri (sedang dikerjakan, sudah selesai, selesai tapi tidak memuaskan) semua bisa ditentukan.
Gunakan bug tracker untuk memberikan tugas pada orang lain. Bug tracker yang baik biasanya terintegrasi dengan mail server, sehingga begitu kita membuat entri, email akan dikirim ke orang yang menerima tugas. Pada waktu suatu entri selesai dikerjakan dan statusnya diganti, email akan dikirim ke si pemberi tugas. Dengan demikian, tidak ada hal yang tercecer atau terlupakan.
Berikut daftar beberapa aplikasi bugtracker yang gratis dan open source:
Mailing List
Biasanya dalam project, kita akan sering mengirim email ke beberapa orang sekaligus. Misalnya pengumuman rilis, klarifikasi requirement, janji meeting, atau laporan kemajuan. Daripada mengetik banyak alamat sekaligus, lebih baik buat mailing list sesuai tujuan komunikasi. Buatlah mailing list untuk manajemen dan development. Segala pengumuman dan diskusi tentang manajemen proyek dikirim ke mailing list manajemen. Pembicaraan tentang pemrograman dilakukan di milis development.
Dengan demikian, selain tidak perlu mengetik alamat email satu persatu dan beresiko lupa, semua pembicaraan juga terekam secara kronologis.
Tidak mau repot menginstal aplikasi milis? Gunakan saja milis gratisan seperti YahooGroupsGoogleGroups. atau
File Server
Selain melalui repository, kadang kita perlu bertukar file berukuran besar. Untuk itu, kita perlu file server. Banyak penyedia file server gratisan di internet, misalnya Rapidshare atau Megaupload.
Kalau tidak mau pakai gratisan –mungkin takut data penting diambil orang– gunakan XAMPP.
Wiki
Wiki adalah website yang bisa diedit orang banyak. Contohnya wiki ArtiVisi. Cara mengeditnya juga mudah dan sederhana. Tidak perlu keahlian HTML atau pemrograman web. Ideal digunakan untuk membuat dokumen yang sering berubah dan diakses sepanjang waktu, misalnya:
- spesifikasi aplikasi
- desain sistem
- manual penggunaan aplikasi
Aplikasi wiki banyak tersedia secara gratis, misalnya:
- DokuWiki (yang digunakan ArtiVisi, berbasis PHP)
- JSPWiki (berbasis Java)
- pmWiki (berbasis PHP)
- MediaWiki (yang digunakan Wikipedia)
- MoinMoin (berbasis Python)
dan masih banyak aplikasi lainnya.
Perbandingan antar aplikasi dapat dilihat di situs MediaWiki dan DokuWiki
Instalasi DokuWiki sangat mudah, cukup extract, kemudian publish melalui webserver yang support PHP. Pengguna Windows bisa menggunakan XAMPP dan menjalankan DokuWiki dalam 5 (lima) menit saja.
Forum
Apabila proyek/produk kita digunakan masyarakat luas, pasti akan banyak interaksi dengan pengguna. Biasanya pengguna baru akan menemui kesulitan dan butuh tempat bertanya. Mereka ini biasanya malas ikut milis, karena mungkin cuma butuh satu jawaban dan tidak ingin mengikuti diskusi di milis.
Kita bisa gunakan aplikasi forum yang banyak tersedia secara gratis. Salah satu yang terkenal adalah phpBB. Maniak Java bisa gunakan mvnforum.
Build Server
Apabila proyek kita sudah dilengkapi dengan version control, automated unit test, dan automated code review, kita bisa gunakan build server. Gunanya adalah agar secara berkala (misalnya sehari sekali), ada yang mengambil semua kode terbaru dari repository, melakukan kompilasi, menjalankan semua automated test, dan melaporkan hasilnya via website, email, rss, instant messenger, sms, atau media komunikasi lainnya.
Berkat keajaiban open source, aplikasi ini tersedia secara gratis. Kita bisa gunakan CruiseControl, Luntbuild, atau Bamboo. Buat yang nekat tetap ingin bayar, bisa gunakan Pulse.
Wow … begitu banyak yang harus disiapkan?
Begitu dalam pikiran Anda.
Jangan khawatir, ada aplikasi gratis untuk menyatukan semuanya. Gunakan Trac.
Bagaimana kalo projectnya banyak? Di kantor saya biasanya ada 10 project jalan berbarengan. Belum lagi 15 produk yang harus dikelola.
Jangan khawatir. Bawa pulang Sourceforge ke kantor Anda. Atau gunakan saingannya, GForge. Keduanya gratis dan open source.
Demikianlah rangkaian persenjataan dalam mengelola proyek. Semoga bermanfaat.
***************************************************************************Sekarang saya hanya perlu berpikir bagaimana caranya mengimplementasikan Kit2 ini dalam aktifitas pekerjaan saya.
Senin, Desember 03, 2007
Pengembang Piranti Lunak (Software) di Indonesia
Semua perusahaan atau orang yang dianggap terkaya di dunia ini berhubungan dengan peranti lunak komputer atau software application. Microsoft, Oracle, dan Google mengandalkan penghasilannya dari kemampuan mereka membuat suatu program yang akhirnya dapat dipakai oleh semua orang di seluruh dunia.
Konsep pengembangan peranti lunak adalah seperti produsen barang-barang keperluan rumah tangga. Pemakainya bisa berjumlah jutaan orang jika memang semuanya merasa dapat memanfaatkan hasil pengembangan perusahaan tersebut. Peranti lunak yang dikembangkan biasanya merupakan suatu produk yang sudah dikembangkan lebih dari lima tahun dan sudah dipakai oleh banyak komunitas.
Sebetulnya, apabila saperuh saja dari penduduk Indonesia menggunakan satu produk peranti lunak tertentu, akan dihasilkan satu "orang kaya" baru, paling tidak untuk di Indonesia, sehingga yang bersangkutan dapat mendampingi raja sigaret kretek dan raja produk-produk rumahan.
Sayangnya, perkembangan peranti lunak di Indonesia seperti jalan di tempat. Tidak ada inovasi yang signifikan, karena pengembang piranti lunak yang berjaya saat ini masih 4L (Lu Lagi, Lu Lagi). Kalau tidak di area pengembangan peranti lunak akunting atau keuangan, biasanya di mobile content atau yang berkaitan dengan SMS malalui operator.
Di Indonesia sendiri, perusahaan pengembang aplikasi akunting atau manajemen cukup banyak, kalau dikumpulkan mungkin lebih dari seratus perusahaan, besar-kecil, dan tersebar diseluruh Indonesia. Tetapi, sampai saat ini belum ada pengembang software yang dominan di Indonesia, karena mungkin kurang promosi atau kurang sosialisasi ke masyarakat luas.
Biasanya kendala yang dihadapi oleh pengembang peranti lunak di Indonesia adalah "human resource" atau tenaga ahli yang mengembangkan semua peranti lunak di satu perusahaan. Karena biasanya jika atu orang atau tim sudah merasa dapat berdiri sendiri, mereka langsung keluar dari tempat kerja yang membesarkannya, sehingga akhirnya terjadi perpecahan kekuatan yang menyebabkan tidak adanya dominansi di pasar Indonesia.
Selain itu, perkembangan bisnis peranti lunak diIndonesia juga tidak ditunjang oleh Undang2 dan hukum yang memadai, sehingga tidak banyak pebisnis yang mau terjun ke dunia yang tidak dapat dikendalikan dan penuh ketidakpastian. apalagi ditambah dengan sulitnya mencari tenaga ahli yang betul2 berdedikasi dengan ilmunya, dan tidak seenaknya keluar masuk perusahaan tanpa mengabaikan etika-etika yang berlaku.
Kepemimpinan Situasional (Konsep Yang Mengintegrasi)
Setelah saya baca dan fahami, saya berkesimpulan bahwa bacaan ini bercerita tentang konsep kepemimpinan yang mungkin masih baru dan belum banyak yang mengetahuinya. Kemudian saya mulai membuat kesimpulan yang saya bagi dalam point per point, sebagai berikut :
- Selama ini Kita mengenal ada 2 (dua) jenis kepemimpinan yaitu kepemimpinan otoriter dan kepemimpinan demoktratis.
- Dalam prakteknya ternyata kedua jenis kepemimpinan ini tidak efektif dan terasa kaku jika diterapkan pada situasi atau kondisi bawahan yang berbeda.
- Berdasarkan hasil penelitian pada ahli dibidang managerial, maka didapatlah konsep baru yang mengintegrasi mengenai kepemimpinan yaitu kepemimpinan situasional.
- Kepemimpinan situational adalah jenis kepemimpinan yang mampu beradaptasi dan flexible terhadap situasi atau kondisi orang-orang yang dipimpin.
- Sebagaimana Kita ketahui bahwa bawahan mempunyai tipe-tipe yang berbeda-beda pula, sehingga diperlukan kepemimpinan yang bisa merangkul semua tipe bawahan agar bisa bekerja efektif.
- Ada 4 (empat) tipe bawahan sesuai tingkatan pengembangan dan bagaimana gaya kepemimpinan yang efektif diterapkan pada masing2 tipe, yaitu :
· Pemula Antusias -> Membutuhkan gaya kepemimpinan Mengarahkan.
· Pembelajar yang kecewa -> Membutuhkan gaya kepemimpinan Melatih.
· Pelaksana yang mampu tapi ragu-ragu -> Membutuhkan gaya kepemimpinan Mendukung.
· Pencapai Mandiri -> Membutuhkan gaya kepemimpinan Menugaskan.
- Selanjutnya masing-masing tipe tersebut akan berkembang dari satu tingkat ke tingkat yang lebih baik. Demikian juga gaya kepemimpinan akan mengikuti perkembangan yang terjadi pada bawahan.
- Setiap orang memiliki potensi untuk mencapai puncak, di sinilah tugas dari kepemimpinan situasional untuk mengetahui cara dan waktu yang tepat agar mereka bisa mencapainya.
- Untuk menjadi seorang pemimpin yang situasional, diperlukan 3 (tiga) keterampilan, yaitu :
· Mendiagnosa
· ? (dalam materi yg saya terima tidak ada kelanjutannya)
· ? (dalam materi yg saya terima tidak ada kelanjutannya)
- Kepemimpinan yang Efektif adalah sebuah perjalanan transformasional, dimulai dari kepemimpinan diri sendiri, kepemimpinan individu ke individu, kepemimpinan tim, dan kepemimpinan organisasi.
- Kemepimpinan diri adalah kepemimpinan efektif dimulai dari dalam, dimana anda harus mengenal diri anda sendiri dan tahu apa yang Andabutuhkan untuk sukses.
- Kemepimpinan individu ke individu adalah kemampuan untuk membangun hubungan yang bisa dipercaya oleh orang lain.
- Kepemimpinan tim adalah kepemimpinan yang mampu untuk mengajak orang-orang yang bekerja untuk berkomitmen, dan mereka harus menghargai kekuatan perbedaan dan mengakui kekuatan kerjasama tim.
- Kepemimpinan organisasi adalah tahapan terakhir dalam perjalanan transformasional, dimana seorang pemimpin yang mengawasi labih dari satu tim, bergantung kepada pendekatan, kepercayaan dan komunitas yang berhasil dicapai. Juga kemampuan untuk menciptakan lingkungan yang menghargai hubungan dengan sesama dan prestasi.
- Pemimpin yang kurang sukses disuatu situasi/kondisi/organisasi, belum tentu juga kurang sukses apabila berada pada situasi/kondisi/organisasi yang berbeda. Begitu juga sebaliknya. Karena ada banyak faktor yang akan mempengaruhinya. Sehingga kita tidak bisa langsung mem-vonis begitu saja tanpa ada diagnosa yang tepat. Kebetulan kemampuan men-diagnosa adalah salah satu keterampilan yang harus dimiliki oleh pemimpin yang situasional.

