Favourite News

Loading...

Sabtu, Oktober 31, 2009

Daftar Mahasiswa yang sudah mengumpulkan Tugas I - VB.NET

Daftar Mahasiswa yang sudah mengumpulkan Tugas I - VB.NET :


NO NPM NAMA JURUSAN
1 15108046 JONI INDRA Sistem Informasi
2 15109126 Budi Mulianto Sistem Informasi
3 15207031 Putra Kurniawan Manajemen Informatika
4 15207055 Halimahtussa'diyah Manajemen Informatika
5 15107004 Romario Andiriansyah Sistem Informasi
6 15207057 Ardy Saputra Manajemen Informatika
7 15109125 Fitriah Haryani Sistem Informasi
8 15207066 Fetonia Zega Manajemen Informatika
9 15107003 Ridwan Rizki Sistem Informasi
10 15207015 Fitri Yadi Sistem Informasi
11 14207004 Wan Ricci Saputra Tehnik Komputer
12 14207029 Dony Asian Manurung Tehnik Komputer
13 15107009 Yuniarti Sistem Informasi
14 15207046 Rona Tanjung Sistem Informasi
15 15109064 Sukamto Sistem Informasi
16 15109101 Indra Putra Sistem Informasi
17   Parulas Pandeangan  
18 15109132 Pristya Indrianty Sistem Informasi
19 14207011 syaiful azhar Tehnik Komputer
20 15107010 Gusri Efendi Sistem Informasi
21 15207054 Isty Lestari Sunaryo Manajemen Informatika
22   Rahmat Wahid Sistem Informasi
23 14207025 Benhard Wilson Tehnik Komputer
24 15107011 Nopriadi Sistem Informasi
25 15109111 Julie Tua Fernando Sistem Informasi
26 15208056 IBONG SWANDY S Tehnik Komputer
27 15207033 Restu Ardana Yudha Manajemen Informatika
28 15109106 Dody Danu Sanjaya Sistem Informasi
29 14207014 DWI NURYANTO Tehnik Komputer
30 15109131 Sri Indah Yelia Sistem Informasi
31 15109098 Arie Afrian Sistem Informasi
32 15107021 CHRISTNA SAHETAPY Sistem Informasi
33 15109133 Franky Sistem Informasi
34 15109135 Titoy Panjaitan Sistem Informasi
35 14207008 ORLIN Tehnik Komputer
36 15109124 Juleha Sistem Informasi


Bagi Mahasiswa yang belum mengumpulkan Tugas, masih saya terima sampai hari Rabu tanggal 4 November 2009.

Selasa, Oktober 06, 2009

Silabus Mata Kuliah Bahasa Pemrograman Visual Basic

SILABUS MATA KULIAH

Dosen : Nurmansyah, S.Kom

Fakultas : Teknik

Jurusan : Manajemen Informatika / Teknik Komputer / Sistem Informasi

Jenjang : D3 / S1

Kode Mata Kuliah : -

Nama Mata Kuliah : Bahasa Pemrograman Visual Basic

Jumlah SKS : 2 SKS di Kelas dan 2 SKS di Lab. Komputer

Semester : 5

Mata Kuliah Pra Syarat : Dasar Pemrograman Komputer

Deskripsi Mata Kuliah : Mata kuliah ini memberikan pengetahuan tentang program visual basic (khususnya Visual Basic.NET), pengenalan Visual Basic.NET, penggunaan (Form, Kontrol, Komponen), perintah struktur keputusan dan perulangan, mempelajari (prosedure, funtion, dan penanganan error), Object Oriented Programming, dan pemrograman database.

Standar Kompetensi

Mahasiswa dapat mengetahui, memahami, menguasai dan mampu mengimplementasi teori, konsep dan prinsip pemrograman visual dengan logika pemrograman yang benar, ringkas, dan tepat dalam penerapannya di bidang rekayasa (engineering)

Kompetensi Dasar

Indikator

Pengalaman Pembelajaran

Materi Ajar

Waktu

Alat/Bahan/SumberBelajar

Penilaian

Ke

Mahasiswa dapat mendeskripsikan program visual

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami konsep dasar dari pemrograman visual dan mengetahui lingkungan kerja Visual Basic.NET

1. Menjelaskan definisi dari program visual

2. Menjelaskan konsep dasar pemrograman visual

3. Menjelaskan pengenalan Visual Basic.NET

Pengertian dan Konsep Program Visual serta pengenalan Visual Basic.NET

1. Pengertian pemrograman visual

2. Konsep dasar pemrograman visual

3. Mengenal Visual Basic.NET

4. Lingkungan Kerja Visual Basic.NET

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

1

Mahasiswa dapat menggunakan komponen-kompenen dasar dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan pengetahui komponen-komponen dasar dalam Visual Basic.NET

1. Menjelaskan Komponen Dasar Visual Basic.NET

Komponen Dasar Visual Basic.NET

1. Form, Label, TextBox, Button

2. CheckBox, RadioButton

3. Panel, GroupBox

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

2

Mahasiswa dapat menggunakan komponen-kompenen dasar dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan pengetahui komponen-komponen dasar dalam Visual Basic.NET

1. Menjelaskan Lanjutan Komponen Dasar Visual Basic.NET

Lanjutan Komponen Dasar Visual Basic.NET

4. ListBox, ComboBox

5. PictureBox, Timer

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

3

Mahasiswa dapat menggunakan komponen-kompenen dasar dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami dan pengetahui komponen-komponen dasar dalam Visual Basic.NET

1. Menjelaskan Lanjutan Komponen Dasar Visual Basic.NET

Lanjutan Komponen Dasar Visual Basic.NET

6. ListView, TreeView

7. TabControl, DateTimePicker

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

4

Mahasiswa dapat menggunakan Variable, Tipe Data, Konstanta, Array dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahamiVariable dan Tipe Data, Konstanta, Array

1. Menjelaskan Variable dan Tipe Data dan penggunaannya

2. Menjelaskan Konstanta dan penggunaannya

3. Menjelaskan Array

Variable dan Tipe Data, Konstanta, Array

1. Variable dan Tipe Data

2. Konstanta

3. Array

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop

Kuis, Latihan, Simulasi

5

Mahasiswa dapat menggunakan Ekpresi Kondisi, Operator, Struktur Keputusan, Struktur Perulangan dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami Ekpresi Kondisi, Operator, Struktur Keputusan, dan Struktur Perulangan

1. Menjelaskan Ekspresi Kondisi

2. Menjelaskan Operator

3. Menjelaskan Struktur Keputusan

4. Menjelaskan Struktur Perulangan

Eksperi Kondisi, Operator, Struktur Keputusan dan Perulangan

1. Ekspresi Kondisi

2. Operator (Arithmatic, Perbandingan, Logical)

3. Struktur Keputusan (If...Then, If...Then...Else, If...Then...Elseif, Select Case)

4. Struktur Perulangan (For...Next, For Each...Next, Do...Loop, Exit Statement)

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

6

Mahasiswa dapat menggunakan procedure, fucntion, dan module

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami pembuatan procedure, function, dan modules

1. Menjelaskan pembuatan procedure

2. Menjelaskan pembuatan function

3. Menjelaskan pembuatan module

Procedure, Function dan Module

1. Pembuatan Procedure

2. Pembuatan Function

3. Pembuatan Module

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

7

UTS

Mahasiswa dapat menggunakan komponen Menu, Toolbar dan Status Bar dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami penggunaan komponen Menu, Toolbar, Status Bar

1. Menjelaskan penggunaan komponen Menu

2. Menjelaskan komponen Toolbar

3. Menjelaskan komponen Status Bar

Komponen Lanjutan Visual Basic.NET

1. Menu

2. Toolbar

3. Status Bar

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

8

Mahasiswa dapat menerapkan pengaturan properties Form, Message Box, Input Box dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami pengaturan properties pada Form, Message Box, dan Input Box

1. Menjelaskan pengaturan properties pada Form

2.Menjelaskan beberapa Trik pengaturan Form

3. Menjelaskan penggunaan Message Box

4. Menjelaskan penggunaan Input

Form, Message Box, Input Box

1. Pengaturan Properties pada Form

2. Mengakses Variable dan Properties dari Form lain.

3. Pernyataan Me dalam Form

4. Menambahkan Komponen VB dalam Form melalui Script

5. Aplikasi MDI

6. Mengatur Tab Order

7. Menggunakan Anchor

8. Menghilangkan dan Menonaktifkan Komponen di Dalam Form

9. Menampilkan ScrollBar pada Form

Membuat Form Transparan

10. Message Box

11. Input Box

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

9

Mahasiswa dapat menerapkan konsep OOP dan Class dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami konsep OOP dan membuat Class

1. Menjelaskan konsep OOP

2. Menjelaskan pembuatan Class

Object Oriented Programming

1. Konsep OOP

2. Membuat Class

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

10

Mahasiswa dapat menerapkan penggunaan Database

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami penggunaan Database

1. Menjelaskan Pengenalan dan Operasi Basis Data

2. Menjelaskan Database Ms. Access

3. Menjelaskan Database Ms. SQL Server

Pengenalan Database Ms Access dan Ms. SQL Server

1. Pengenalan dan Operasi Basis Data

2. Mengenal Ms. Access

3. Mengenal Ms. SQL Server

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

11

Mahasiswa dapat menerapkan cara mengakses database menggunakan ADO.NET dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami cara mengakses Database menggunakan ADO.NET

1. Menjelaskan Akses Database menggunakan ADO.NET

2. Menjelaskan Koneksi Database

3. Menjelaskan Pengolahan Data dan Menampilkan Data

Akses Database menggunakan ADO.NET

1. Koneksi Database

2. Pengolahan Data

3. Menampilkan Data

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

12

Mahasiswa dapat menerapkan pembuatan Laporan menggunakan Crystal Report dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami cara membuat Laporan menggunakan Crystal Report

1. Menjelaskan Crystal Report Designer

2. Menjelaskan Dasar-dasar penggunaan Crystal Report

3. Menjelaskan contoh Laporan dari Database menggunakan Crystal Report.

Crystal Report

1. Crystal Report Designer

2. Dasar-dasar penggunaan Crystal Report

3. Menampilkan Laporan dari Database pada Crystal Report

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

13

Mahasiswa dapat membuat package distribusi aplikasi

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami cara mendistribusikan aplikasi

1. Menjelaskan cara mendistribusikan Aplikasi

Mendistribusikan Aplikasi (Deployment Application)

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

14

UAS

Mahasiswa dapat menerapkan penggunaan File Text dan Registry Windows dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami cara mengakses File Text dan Registry Windows

1.Menjelaskan cara membuat, mencatat, dan membaca File Text

2.Menjelaskan cara mengakses Registry Windows

File Text dan Registry Windows

1. Membuat, mencatat dan membaca File Text

2. Mengunakan Registry Windows

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

Mahasiswa dapat menerapkan Graphic dalam program

Setelah mengikuti perkuliahan ini mahasiswa memahami pembuatan Graphic

1. Menjelaskan pembuatan Graphic

Graphic

1. Mengenal Koordinat Form

2. Pembuatan Graphic

90’

OHP, Projector In Focus, Laptop.

Kuis, Latihan, Simulasi

Referensi :

  1. Rahmat Priyanto, Langsung Bisa Visual Basic.Net 2008, Penerbit Andi, 2009
  2. Widodo Budiharto / Christ Evvert Lisangan, “Pemrograman VB.NET untuk Aplikasi Perkantoran”, Elex Media Komputindo, 2002.
  3. http://www.ilmukomputer.com

Minggu, Januari 27, 2008

The Smiling General (H.M. Soeharto) Wafat 27 Januari 2008 Pukul 13.10 Wib

Presiden RI Kedua HM Soeharto wafat pada pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008. Jenderal Besar yang oleh MPR dianugerahi penghormatan sebagai Bapak Pembangunan Nasional, itu meninggal dalam usia 87 tahun setelah dirawat selama 24 hari (sejak 4 sampai 27 Januari 2008) di Rumah Sakit Pusat Pertamina (RSPP), Jakarta.

Berita wafatnya Pak Harto pertama kali diinformasikan Kapolsek Kebayoran Baru, Kompol. Dicky Sonandi, di Jakarta, Minggu (27/1). Kemudian secara resmi Tim Dokter Kepresidenan menyampaikan siaran pers tentang wafatnya Pak Harto tepat pukul 13.10 WIB Minggu, 27 Januari 2008 di RSPP Jakarta akibat kegagalan multi organ.

Kemudian sekira pukul 14.40, jenazah mantan Presiden Soeharto diberangkatkan dari RSPP menuju kediaman di Jalan Cendana nomor 8, Menteng, Jakarta. Ambulan yang mengusung jenazah Pak Harto diiringi sejumlah kendaraan keluarga dan kerabat serta pengawal. Sejumlah wartawan merangsek mendekat ketika iring-iringan kendaraan itu bergerak menuju Jalan Cendana, mengakibatkan seorang wartawati televisi tertabrak.

Di sepanjang jalan Tanjung dan Jalan Cendana ribuan masyarakat menyambut kedatangan iringan kendaraan yang membawa jenazah Pak Harto. Isak tangis warga pecah begitu rangkaian kendaraan yang membawa jenazah mantan Presiden Soeharto memasuki Jalan Cendana, sekira pukul 14.55, Minggu (27/1).

Seementara itu, Presiden RI Susilo Bambang Yudhoyono didampingi Wakil Presiden Jusuf Kalla dan sejumlah menteri yang tengah mengikuti rapat kabinet terbatas tentang ketahanan pangan, menyempatkan mengadakan jumpa pers selama 3 menit dan 28 detik di Kantor Presiden, Jakarta, Minggu (27/1). Presiden menyampaikan belasungkawa yang mendalam atas wafatnya mantan Presiden RI Kedua Haji Muhammad Soeharto.

"Hari ini, kita semua berduka dengan wafatnya Bapak Haji Muhammad Soeharto, Presiden RI kedua karena sakit," kata Presiden SBY. Presiden atas nama negara, rakyat, pemerintah dan pribadi mengucapkan belasungkawa yang sedalam-dalamnya atas wafatnya Soeharto.

Presiden mengajak seluruh rakyat Indonesia untuk mendoakan almarhum agar diterima di sisi Tuhan Yang Maha Esa, Allah SWT sesuai pengabdian, jasa, amal baiknya, baik kepada masyarakat, bangsa, negara, dan dalam kehidupan umat manusia.

Presiden juga mengajak rakyat mendoakan agar keluarga Pak Harto yang ditinggalkan tabah dan tawakal menghadapi cobaan yang maha besar. "Terus lihat ke depan untuk menyongsong hari esok yang lebih baik," ujarnya.

“Penghormatan setinggi-tingginya layak diberikan kepada Pak Harto sebagai satu dari putra terbaik bangsa yang amat besar jasanya kepada bangsa dan Negara,” ujar Presiden. Jumpa per situ diakhiri oleh Presiden dengan mengajak semua peserta jumpa pers yang beragama Islam mengucapkan Alfatihah.

Astana Giribangun Menurut informasi yang diperoleh Tokoh Indonesia dari keluarga di Cendana, direncanakan jenazah mantan Presiden Soeharto diberangkatkan dari rumah duka di Jalan Cendana, Senin (28/1), pukul 09.00 WIB menuju Bandara Halim Perdanakusumah. Selanjutnya, jenazah akan diterbangkan dari Bandara Halim Perdanakusumah ke Solo pukul 10.00 WIB. Untuk kemudian dimakamkan di Astana Giribangun, Solo, Senin (28/1).

Prosesi pemberangkatan jenazah akan dilakukan dengan penghormatan khusus sebagai mantan pejabat negara. namun, belum dipastikan di mana prosesi penghormatan akan dilakukan. Ketua DPR Agung Laksono akan memimpin upacara pelepasan dari Jalan Cendana No.8 Jakarta Pusat. Kemudian, menurut informasi dari Istana Wapres, Wapres Jusuf Kalla akan melepas jenasah diberangkatkan dengan pesawat dari Lanud Halim Perdana Kusuma menuju Solo.

Kemudian, Presiden SBY akan menerima jenazahnya di Solo, sekaligus memimpin upacara pemakaman di Astana Giribangun, Karanganyar, Senin (28/1). Pak Harto akan dimakamkan di sisi makam istrinya, Alm. Ibu Tien Soeharto. Berkaitan dengan itu, seluruh jadual kepresidenan hari ini dan esok dibatalkan. Termasuk membatalkan agenda Presiden ke Bali yang seharusnya menghadiri acara Konferensi tentang Korupsi se-Dunia.

Tanda Kepangkatan Tentara Nasional Indonesia

TNI Angkatan Darat TNI Angkatan Laut TNI Angkatan Udara Lambang Pangkat
Perwira
Perwira Tinggi
Jendral Laksamana Marsekal Berkas:iconjenderal.gif
Letnan Jendral Laksamana Madya Marsekal Madya Berkas:iconletjen.gif
Mayor Jendral Laksamana Muda Marsekal Muda Berkas:iconmayjen.gif
Brigadir Jendral Laksamana Pertama Marsekal Pertama Berkas:iconbrigjen.gif
Perwira Menengah
Kolonel Kolonel Kolonel Berkas:iconkolonel.gif
Letnan Kolonel Letnan Kolonel Letnan Kolonel Berkas:iconletkol.gif
Mayor Mayor Mayor Berkas:mayor.gif
Perwira Pertama
Kapten Kapten Kapten
Letnan Satu Letnan Satu Letnan Satu
Letnan Dua Letnan Dua Letnan Dua
Bintara
Bintara Tinggi
Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu Pembantu Letnan Satu
Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua Pembantu Letnan Dua
Bintara
Sersan Mayor Sersan Mayor Sersan Mayor
Sersan Kepala Sersan Kepala Sersan Kepala
Sersan Satu Sersan Satu Sersan Satu
Sersan Dua Sersan Dua Sersan Dua
Tamtama
Tamtama Kepala
Kopral Kepala + Kopral Kepala + Kopral Kepala +
Kopral Satu Kopral Satu Kopral Satu
Kopral Dua Kopral Dua Kopral Dua
Tamtama
Prajurit Kepala + Kelasi Kepala + Prajurit Kepala +
Prajurit Satu Kelasi Satu Prajurit Satu
Prajurit Dua Kelasi Dua Prajurit Dua

Jumat, Januari 04, 2008

Posting Artikel Pada IlmuKomputer.Com

Sekitar lebih dari satu tahun yang lalu, saya pernah memposting sebuah artikel kepada IlmuKomputer.Com. Artikel tersebut berjudul "Membuat Log Activity Aplikasi pada
Database SQL Server dengan Visual Basic". Adapun yang memotivasi saya pada waktu itu untuk menyusun artikel ini adalah hanya sebatas coba-coba saja dan sekaligus ingin kenal lebih jauh dengan komunitas IlmuKomputer.Com.

Sekitar satu mingguan saya menyusun naskahnya. Dan selanjutnya saya mencoba untuk memposting artikel tersebut. Namun sebelum itu, sebagaimana yang telah diatur oleh IlmuKomputer.Com, dimana syarat untuk bisa memposting artikel adalah harus terdaftar sebagai member dahulu. Proses ini saya lakukan. Setelah mempunyai akses, maka saya lanjutkan memposting tulisan tersebut yang memang harus mengikuti format yang sudah ditentukan oleh IlmuKomputer.Com. Saya hanya tinggal menunggu konfirmasi saja dari Team IlmuKomputer.Com yang akan melakukan evaluasi terhadap naskah saya tersebut apakah layak atau tidak ?

Hari berganti, Bulan berganti, Tahun berganti, namun saya juga belum mendapatkan informasi mengenai hasil evaluasi dari Team IlmuKomputer.Com. Sehingga saya berpikir kemungkinan naskah saya ini belum layak untuk masuk dapat situs IlmuKomputer.Com. Apalagi selama masa tersebut saya juga memiliki akses internet terbatas. Atau mungkin juga saya pernah menghapus inbox pada mailbox sebelum saya membacanya sehingga konfirmasi yg mungkin telah dikirim tidak dapat saya baca.

Sekitar 2 or3 bulan yang lalu saya dapat kabar dari teman saya yang mengatakan bahwa dia membaca artikel saya di IlmuKomputer.Com dengan judul seperti diatas. Wah saya agak heran juga. Lalu saya minta URL dari artikel saya tersebut dari teman saya yaitu (http://ilmukomputer.com/wp-content/uploads/2006/10/noerman-logactivityvb.pdf).
Saya cukup gembira dengan kejadian ini. Tak lama berselang, saya juga dapat email dari orang2 yang pernah membaca artikel saya tersebut. Mohon maaf kalo saya belum sempat membalas ya.

Kedepan saya akan mencoba untuk aktif memberikan konstibusi berupa penulisan artikel2 komputer khususnya kepada IlmuKomputer.Com. Bagi Anda yg ingin belajar menulis naskah, artikel tidak ada salahnya untuk mencoba bergabung dikomunitas ini. Keren banget. Apalagi pencetusnya merupakan salah satu Pakar IT di Indonesia yaitu Mas Romi Satriya Wahono yang saat ini sedang berusaha berjuang dari sulitnya birokrasi di LIPI.

Baca Artikel saya "Membuat Log Activity Aplikasi pada Database SQL Server dengan Visual
Basic" pada http://ilmukomputer.com/wp-content/uploads/2006/10/noerman-logactivityvb.pdf

Kamis, Januari 03, 2008

Teknik Mempengaruhi Orang Lain

Saya bukan orang yang berpengaruh, itu sudah pasti, karena saya tidak punya apa-apa? Bukan konglomerat, bukan pejabat elit, tapi saya hanya seorang PNS golongan rendah di sebuah lembaga bernama LIPI ;). Yang pasti ada yang menarik, bahwa sebenarnya orang lain terpengaruh dengan kita, bukan hanya karena kedudukan atau kekayaan kita, tapi masih banyak faktor lain sehingga sampai pada kondisi dimana kita bisa mempengaruhi orang lain. Bahasa gampangnya, bagaimana sih cara mempengaruhi orang lain? Itu yang akan kita bahas kali ini. Ambil nafas dulu dan klik

Bagaimanapun juga pemahaman terhadap teknik mempengaruhi (influence tactics) orang lain menjadi satu spektrum penting, tidak hanya untuk seorang politikus, tetapi juga untuk para pemimpin baik formal maupun informal, pelatih bola, saleman, dan juga diperlukan bagi para pedjoeang IT yang sedang dalam usaha memperdjoeangan ide-idenya ;) . Usaha mengubah sikap, opini, dan perilaku orang lain (target person) dalam satu kerangka proses yang fitrah, smooth dan tanpa pertentangan, adalah muatan penting dari taktik atau teknik mempengaruhi.

Sebenarnya taktik mempengaruhi orang lain telah diformulasikan oleh banyak pakar dan peneliti, tentu bukan di desain untuk mempengaruhi orang dalam perbuatan kejahatan ;) . Pelakunya diharapkan tetap ada dalam rel kebenaran, dan diimplementasikan ke dalam spektrum berpikir menuju kepemimpinan yang efektif (effective leadership). Misalnya dalam manajemen organisasi, dimana seorang manajer dituntut untuk mengajak seluruh elemen organisasi bersama-sama dalam menyelesaikan permasalahan organisasi, menuju tujuan organisasi yang ingin dicapai. Seorang pelatih dan manajer bola yang memimpin pemain-pemain kelas dunia dan ingin mereka semua bisa bersatu, berdjoeang memenangkan pertandingan.

Beberapa teori dan formulasi tentang taktik atau teknik mempengaruhi telah bermunculan sejak 20 tahun yang lalu (Kipnis-1980; Schriesheim-1990; Yukl-1992, Ferris-1997). Dari perseteruan pendapat yang ada, boleh dikata yang banyak diterapkan dan dimutasikan dalam penelitian lanjutan adalah metode Influence Behavior Questionanaire (IBQ). Suatu metode yang dikembangkan oleh peneliti yang bernama Gary Yukl (1992), professor di University at Albany, Amerika. Metoda IBQ memformulasikan 9 strategi dan teknik mempengaruhi orang lain.

  • Rational Persuasion: Adalah siasat meyakinkan orang lain dengan menggunakan argumen yang logis dan rasional. Seorang dokter yang memberi nasehat kepada pasien yang perokok berat, dengan menjelaskan efek buruk merokok bagi paru-paru dan hasil penelitian yang membuktikan bahwa para perokok lebih rentan menderita penyakit kronis lain. Adalah salah satu contoh rational persuasion ini.

  • Inspiration Appeals Tactics: Adalah siasat dengan meminta ide atau proposal untuk membangkitkan rasa antusias dan semangat dari target person. Contoh nyata penerapannya adalah, seorang menteri yang membawahi departemen komunikasi dan informasi (kominfo), yang membuka kesempatan kepada seluruh komunitas IT untuk membuat proposal dan ide tentang pengembangan e-government di suatu negeri.

  • Consultation Tactics: Terjadi ketika kita meminta target person untuk berpartisipasi aktif dalam kegiatan yang kita agendakan. Misalnya adalah menteri kominfo diatas yang kembali berkonsultasi kepada seluruh komunitas IT di suatu negeri dalam upaya mengajak partisipasi aktif dalam implementasi cetak biru e-government yang telah diproduksi oleh departemennya.

  • Ingratiation Tactics: Adalah suatu siasat dimana kita berusaha untuk membuat senang hati dan tentram target person, sebelum mengajukan permintaan yang sebenarnya. Sendau gurau seorang salesman terhadap langganan, pujian seorang pimpinan terhadap bawahan sebelum memberi tugas baru, ataupun traktiran makan seorang partner bisnis adalah termasuk dalam ingratiation tactics ini.

  • Personal Appeals Tactics: Terjadi ketika kita berusaha mempengaruhi target person dengan landasan hubungan persahabatan, pertemanan atau hal yang bersifat personal lainnya. Kita bisa mengimplementasikannya dengan memulai pembicaraan misalnya dengan, “Budi, saya sebenarnya nggak enak mau ngomong seperti ini, tapi karena kita sudah bersahabat cukup lama dan saya yakin kamu sudah paham mengenai diri saya …”

  • Exchange Tactics: Adalah mirip dengan personal appeal tactics namun sifatnya adalah bukan karena hubungan personal semata, namun lebih banyak karena adanya proses pertukaran pemahaman terhadap kesukaan, kesenangan, hobi, dsb. diantara kita dan target person.

  • Coalition Tactics: Adalah suatu siasat dimana kita berkoalisi dan meminta bantuan pihak lain untuk mempengaruhi target person. Strategi kemenangan karena jumlah pengikut dipakai dalam siasat ini.

  • Pressure Tactics: Terjadi dimana kita mempengaruhi target person dengan peringatan ataupun ancaman yang menekan. Seorang komandan pasukan yang memberi ancaman penurunan pangkat bagi prajuritnya yang mengulangi kesalahan serupa. Adalah contoh implementasi pressure tactics ini.

  • Legitimizing Tactics: Adalah satu siasat dimana kita menggunakan otoritas dan kedudukan kita untuk mempengaruhi target person. Presiden yang meminta seorang menteri untuk menyusun rancangan undang-undang, kepala sekolah yang meminta guru menyusun kurikulum pendidikan adalah beberapa contoh penerapan legitimizing tactics.

Referensi:

  1. Stephen P. Robbins and Mary Coulter, “Management (8th Edition)”, Prentice Hall, January 14, 2004.
  2. G. A. Yukl and J. B. Tracey, “Consequences of Influence Tactics used with Subordinates, Peers, and the Boss”, Journal of Applied Psychology, 77, 525-535, 1992.

ttd-small.jpg

10 Resep Sukses Bangsa Jepang

Setelah Hiroshima dan Nagasaki luluh lantak terkena bom atom sekutu (Amerika), Jepang pelan tapi pasti berhasil bangkit. Mau tidak mau harus diakui saat ini Jepang bersama China dan Korea Selatan sudah menjelma menjadi macan Asia dalam bidang teknologi dan ekonomi. Alhamdulillah saya mendapat kesempatan 10 tahun tinggal di Jepang untuk menempuh studi saya. Dalam artikel sebelumnya saya mencoba memotret Jepang dari satu sisi. Kali ini, saya mencoba merumuskan 10 resep yang membuat bangsa Jepang bisa sukses seperti sekarang. Tentu rumusan ini di beberapa sisi agak subyektif, hanya dari pengalaman hidup, studi, bisnis dan bergaul dengan orang Jepang di sekitar perfecture Saitama, Tokyo, Chiba, Yokohama. Intinya kita mencoba belajar sisi Jepang yang baik yang bisa diambil untuk membangun republik ini. Kalau ditanya apakah semua sisi bangsa Jepang selalu baik, tentu jawabannya tidak. Banyak juga budaya negatif yang tidak harus kita contoh ;)

1. KERJA KERAS

Sudah menjadi rahasia umum bahwa bangsa Jepang adalah pekerja keras. Rata-rata jam kerja pegawai di Jepang adalah 2450 jam/tahun, sangat tinggi dibandingkan dengan Amerika (1957 jam/tahun), Inggris (1911 jam/tahun), Jerman (1870 jam/tahun), dan Perancis (1680 jam/tahun). Seorang pegawai di Jepang bisa menghasilkan sebuah mobil dalam 9 hari, sedangkan pegawai di negara lain memerlukan 47 hari untuk membuat mobil yang bernilai sama. Seorang pekerja Jepang boleh dikatakan bisa melakukan pekerjaan yang biasanya dikerjakan oleh 5-6 orang. Pulang cepat adalah sesuatu yang boleh dikatakan “agak memalukan” di Jepang, dan menandakan bahwa pegawai tersebut termasuk “yang tidak dibutuhkan” oleh perusahaan. Di kampus, professor juga biasa pulang malam (tepatnya pagi ;) ), membuat mahasiswa nggak enak pulang duluan. Fenomena Karoshi (mati karena kerja keras) mungkin hanya ada di Jepang. Sebagian besar literatur menyebutkan bahwa dengan kerja keras inilah sebenarnya kebangkitan dan kemakmuran Jepang bisa tercapai.

2. MALU

Malu adalah budaya leluhur dan turun temurun bangsa Jepang. Harakiri (bunuh diri dengan menusukkan pisau ke perut) menjadi ritual sejak era samurai, yaitu ketika mereka kalah dan pertempuran. Masuk ke dunia modern, wacananya sedikit berubah ke fenomena “mengundurkan diri” bagi para pejabat (mentri, politikus, dsb) yang terlibat masalah korupsi atau merasa gagal menjalankan tugasnya. Efek negatifnya mungkin adalah anak-anak SD, SMP yang kadang bunuh diri, karena nilainya jelek atau tidak naik kelas. Karena malu jugalah, orang Jepang lebih senang memilih jalan memutar daripada mengganggu pengemudi di belakangnya dengan memotong jalur di tengah jalan. Bagaimana mereka secara otomatis langsung membentuk antrian dalam setiap keadaan yang membutuhkan, pembelian ticket kereta, masuk ke stadion untuk nonton sepak bola, di halte bus, bahkan untuk memakai toilet umum di stasiun-stasiun, mereka berjajar rapi menunggu giliran. Mereka malu terhadap lingkungannya apabila mereka melanggar peraturan ataupun norma yang sudah menjadi kesepakatan umum.

3. HIDUP HEMAT

Orang Jepang memiliki semangat hidup hemat dalam keseharian. Sikap anti konsumerisme berlebihan ini nampak dalam berbagai bidang kehidupan. Di masa awal mulai kehidupan di Jepang, saya sempat terheran-heran dengan banyaknya orang Jepang ramai belanja di supermarket pada sekitar jam 19:30. Selidik punya selidik, ternyata sudah menjadi hal yang biasa bahwa supermarket di Jepang akan memotong harga sampai separuhnya pada waktu sekitar setengah jam sebelum tutup. Seperti diketahui bahwa Supermarket di Jepang rata-rata tutup pada pukul 20:00. Contoh lain adalah para ibu rumah tangga yang rela naik sepeda menuju toko sayur agak jauh dari rumah, hanya karena lebih murah 20 atau 30 yen. Banyak keluarga Jepang yang tidak memiliki mobil, bukan karena tidak mampu, tapi karena lebih hemat menggunakan bus dan kereta untuk bepergian. Termasuk saya dulu sempat berpikir kenapa pemanas ruangan menggunakan minyak tanah yang merepotkan masih digandrungi, padahal sudah cukup dengan AC yang ada mode dingin dan panas. Alasannya ternyata satu, minyak tanah lebih murah daripada listrik. Professor Jepang juga terbiasa naik sepeda tua ke kampus, bareng dengan mahasiswa-mahasiswanya.

4. LOYALITAS

Loyalitas membuat sistem karir di sebuah perusahaan berjalan dan tertata dengan rapi. Sedikit berbeda dengan sistem di Amerika dan Eropa, sangat jarang orang Jepang yang berpindah-pindah pekerjaan. Mereka biasanya bertahan di satu atau dua perusahaan sampai pensiun. Ini mungkin implikasi dari Industri di Jepang yang kebanyakan hanya mau menerima fresh graduate, yang kemudian mereka latih dan didik sendiri sesuai dengan bidang garapan (core business) perusahaan. Kota Hofu mungkin sebuah contoh nyata. Hofu dulunya adalah kota industri yang sangat tertinggal dengan penduduk yang terlalu padat. Loyalitas penduduk untuk tetap bertahan (tidak pergi ke luar kota) dan punya komitmen bersama untuk bekerja keras siang dan malam akhirnya mengubah Hofu menjadi kota makmur dan modern. Bahkan saat ini kota industri terbaik dengan produksi kendaraan mencapai 160.000 per tahun.

5. INOVASI

Jepang bukan bangsa penemu, tapi orang Jepang mempunyai kelebihan dalam meracik temuan orang dan kemudian memasarkannya dalam bentuk yang diminati oleh masyarakat. Menarik membaca kisah Akio Morita yang mengembangkan Sony Walkman yang melegenda itu. Cassete Tape tidak ditemukan oleh Sony, patennya dimiliki oleh perusahaan Phillip Electronics. Tapi yang berhasil mengembangkan dan membundling model portable sebagai sebuah produk yang booming selama puluhan tahun adalah Akio Morita, founder dan CEO Sony pada masa itu. Sampai tahun 1995, tercatat lebih dari 300 model walkman lahir dan jumlah total produksi mencapai 150 juta produk. Teknik perakitan kendaraan roda empat juga bukan diciptakan orang Jepang, patennya dimiliki orang Amerika. Tapi ternyata Jepang dengan inovasinya bisa mengembangkan industri perakitan kendaraan yang lebih cepat dan murah. Mobil yang dihasilkan juga relatif lebih murah, ringan, mudah dikendarai, mudah dirawat dan lebih hemat bahan bakar. Perusahaan Matsushita Electric yang dulu terkenal dengan sebutan “maneshita” (peniru) punya legenda sendiri dengan mesin pembuat rotinya. Inovasi dan ide dari seorang engineernya bernama Ikuko Tanaka yang berinisiatif untuk meniru teknik pembuatan roti dari sheef di Osaka International Hotel, menghasilkan karya mesin pembuat roti (home bakery) bermerk Matsushita yang terkenal itu.

6. PANTANG MENYERAH

Sejarah membuktikan bahwa Jepang termasuk bangsa yang tahan banting dan pantang menyerah. Puluhan tahun dibawah kekaisaran Tokugawa yang menutup semua akses ke luar negeri, Jepang sangat tertinggal dalam teknologi. Ketika restorasi Meiji (meiji ishin) datang, bangsa Jepang cepat beradaptasi dan menjadi fast-learner. Kemiskinan sumber daya alam juga tidak membuat Jepang menyerah. Tidak hanya menjadi pengimpor minyak bumi, batubara, biji besi dan kayu, bahkan 85% sumber energi Jepang berasal dari negara lain termasuk Indonesia. Kabarnya kalau Indonesia menghentikan pasokan minyak bumi, maka 30% wilayah Jepang akan gelap gulita :) Rentetan bencana terjadi di tahun 1945, dimulai dari bom atom di Hiroshima dan Nagasaki, disusul dengan kalah perangnya Jepang, dan ditambahi dengan adanya gempa bumi besar di Tokyo. Ternyata Jepang tidak habis. Dalam beberapa tahun berikutnya Jepang sudah berhasil membangun industri otomotif dan bahkan juga kereta cepat (shinkansen). Mungkin cukup menakjubkan bagaimana Matsushita Konosuke yang usahanya hancur dan hampir tersingkir dari bisnis peralatan elektronik di tahun 1945 masih mampu merangkak, mulai dari nol untuk membangun industri sehingga menjadi kerajaan bisnis di era kekinian. Akio Morita juga awalnya menjadi tertawaan orang ketika menawarkan produk Cassete Tapenya yang mungil ke berbagai negara lain. Tapi akhirnya melegenda dengan Sony Walkman-nya. Yang juga cukup unik bahwa ilmu dan teori dimana orang harus belajar dari kegagalan ini mulai diformulasikan di Jepang dengan nama shippaigaku (ilmu kegagalan). Kapan-kapan saya akan kupas lebih jauh tentang ini :)

7. BUDAYA BACA

Jangan kaget kalau anda datang ke Jepang dan masuk ke densha (kereta listrik), sebagian besar penumpangnya baik anak-anak maupun dewasa sedang membaca buku atau koran. Tidak peduli duduk atau berdiri, banyak yang memanfaatkan waktu di densha untuk membaca. Banyak penerbit yang mulai membuat man-ga (komik bergambar) untuk materi-materi kurikulum sekolah baik SD, SMP maupun SMA. Pelajaran Sejarah, Biologi, Bahasa, dsb disajikan dengan menarik yang membuat minat baca masyarakat semakin tinggi. Saya pernah membahas masalah komik pendidikan di blog ini. Budaya baca orang Jepang juga didukung oleh kecepatan dalam proses penerjemahan buku-buku asing (bahasa inggris, perancis, jerman, dsb). Konon kabarnya legenda penerjemahan buku-buku asing sudah dimulai pada tahun 1684, seiring dibangunnya institut penerjemahan dan terus berkembang sampai jaman modern. Biasanya terjemahan buku bahasa Jepang sudah tersedia dalam beberapa minggu sejak buku asingnya diterbitkan. Saya biasa membeli buku literatur terjemahan bahasa Jepang karena harganya lebih murah daripada buku asli (bahasa inggris).

8. KERJASAMA KELOMPOK

Budaya di Jepang tidak terlalu mengakomodasi kerja-kerja yang terlalu bersifat individualistik. Termasuk klaim hasil pekerjaan, biasanya ditujukan untuk tim atau kelompok tersebut. Fenomena ini tidak hanya di dunia kerja, kondisi kampus dengan lab penelitiannya juga seperti itu, mengerjakan tugas mata kuliah biasanya juga dalam bentuk kelompok. Kerja dalam kelompok mungkin salah satu kekuatan terbesar orang Jepang. Ada anekdot bahwa “1 orang professor Jepang akan kalah dengan satu orang professor Amerika, hanya 10 orang professor Amerika tidak akan bisa mengalahkan 10 orang professor Jepang yang berkelompok”. Musyawarah mufakat atau sering disebut dengan “rin-gi” adalah ritual dalam kelompok. Keputusan strategis harus dibicarakan dalam “rin-gi”.

9. MANDIRI

Sejak usia dini anak-anak dilatih untuk mandiri. Irsyad, anak saya yang paling gede sempat merasakan masuk TK (Yochien) di Jepang. Dia harus membawa 3 tas besar berisi pakaian ganti, bento (bungkusan makan siang), sepatu ganti, buku-buku, handuk dan sebotol besar minuman yang menggantung di lehernya. Di Yochien setiap anak dilatih untuk membawa perlengkapan sendiri, dan bertanggung jawab terhadap barang miliknya sendiri. Lepas SMA dan masuk bangku kuliah hampir sebagian besar tidak meminta biaya kepada orang tua. Teman-temen seangkatan saya dulu di Saitama University mengandalkan kerja part time untuk biaya sekolah dan kehidupan sehari-hari. Kalaupun kehabisan uang, mereka “meminjam” uang ke orang tua yang itu nanti mereka kembalikan di bulan berikutnya.

10. JAGA TRADISI

Perkembangan teknologi dan ekonomi, tidak membuat bangsa Jepang kehilangan tradisi dan budayanya. Budaya perempuan yang sudah menikah untuk tidak bekerja masih ada dan hidup sampai saat ini. Budaya minta maaf masih menjadi reflek orang Jepang. Kalau suatu hari anda naik sepeda di Jepang dan menabrak pejalan kaki , maka jangan kaget kalau yang kita tabrak malah yang minta maaf duluan. Sampai saat ini orang Jepang relatif menghindari berkata “tidak” untuk apabila mendapat tawaran dari orang lain. Jadi kita harus hati-hati dalam pergaulan dengan orang Jepang karena ”hai” belum tentu “ya” bagi orang Jepang ;) Pertanian merupakan tradisi leluhur dan aset penting di Jepang. Persaingan keras karena masuknya beras Thailand dan Amerika yang murah, tidak menyurutkan langkah pemerintah Jepang untuk melindungi para petaninya. Kabarnya tanah yang dijadikan lahan pertanian mendapatkan pengurangan pajak yang signifikan, termasuk beberapa insentif lain untuk orang-orang yang masih bertahan di dunia pertanian. Pertanian Jepang merupakan salah satu yang tertinggi di dunia.

Mungkin seperti itu 10 resep sukses yang bisa saya rangkumkan. Bangsa Indonesia punya hampir semua resep orang Jepang diatas, hanya mungkin kita belum mengasahnya dengan baik. Di Jepang mahasiswa Indonesia termasuk yang unggul dan bahkan mengalahkan mahasiswa Jepang. Orang Indonesia juga memenangkan berbagai award berlevel internasional. Saya yakin ada faktor “non-teknis” yang membuat Indonesia agak terpuruk dalam teknologi dan ekonomi. Mari kita bersama mencari solusi untuk berbagai permasalahan republik ini. Dan terakhir kita harus tetap mau belajar dan menerima kebaikan dari siapapun juga.

Tetap dalam perdjoeangan !


Dikutip dari http://romisatriawahono.net/2007/06/13/10-resep-sukses-bangsa-jepang/